Sekitar Sativa Sanggraloka

Di sekitar kawasan Hotel Sativa Sanggraloka, terdapat beberapa tempat yang sangat menarik untuk Anda kunjungi, berikut adalah tempat wisata yang bisa Anda kunjungi selama Anda menginap di Sativa Sanggraloka :

 

Trowulan

Trowulan adalah sebuah kecamatan di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Indonesia. Kecamatan ini terletak di bagian barat Kabupaten Mojokerto, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Jombang. Trowulan terletak di jalan nasional yang menghubungkan Surabaya-Solo.


Di kecamatan ini terdapat puluhan situs seluas hampir 100 kilometer persegi berupa bangunan, temuan arca, gerabah, dan pemakaman peninggalan Kerajaan Majapahit. Diduga kuat, pusat kerajaan berada di wilayah ini yang ditulis oleh Mpu Prapanca dalam kitab Kakawin Nagarakretagama dan dalam sebuah sumber Cina dari abad ke-15.


Trowulan


Berikut adalah beberapa situs arkeologi terkenal yang terdapat di Trowulan:

  • Candi Tikus
  • Gapura Bajang Ratu
  • Gapura Wiringin Lawang
  • Candi Brahu
  • Kolam Segaran
  • Candi Menak Jingga
  • Dan banyak situs lainnya

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Trowulan,_Mojokerto

 

Candi Jalatundo

Candi Jalatundo


Candi Jolotundo terletak di lereng Gunung Penanggungan, tepatnya Desa Seloliman, Kecamatan Trawas. Jarak dari kota Surabaya + 55 km, dapat dicapai dengan kendaraan pribadi. Keunikan petirtaan ini adalah debit airnya yang tidak pernah berkurang meskipun musim kemarau. Berdasarkan penelitian, kualitas airnya terbaik di dunia dan kandungan mineralnya sangat tinggi. Candi Jolotundo merupakan bangunan petirtaan yang dibuat pada zaman Airlangga (kerajaan Kahuripan).

 

Sumber: http://wartapedia.com/edukasi/ensiklopedia/1972-candi-jolotundo.html

 

Reco Lanang

Reco Lanang


Reco Lanang adalah sebuah arca berbentuk laki-laki [Lanang, Jawa] yang terbuat dari batu andesit dan terletak di desa Kemloko, kecataman Trawas, sekitar 40 Km dari kota Mojokerto. Arca ini memiliki tinggi 5,7 m dan merupakan gambaran dari salah satu Dhani sang Buddha, yang absobnya menguasai arah mata angin timur.

 

Sumber : http://www.eastjava.com/tourism/mojokerto/ina/reco-lanang.html

 

Maha Vihara Mojopahit

Sleeping Buddha - Maha Vihara Mojopahit


Maha Vihara Mojopahit di desa Bejijong, Trowulan-Mojokerto, Jatim, merupakan Buddhist Center yang berada diatas bayang bayang ke-Prabuan Mojopahit tempo dulu. Berdiri diatas area seluas 20.000 M2 dalam lingkungan para pengrajin kuningan dan seniman pahat batu (pematung), dengan bangunan bercorak khas Jawa, beratap joglo, dinding relief batu pahat, Rupang dari batu pahat di tiga Altar pemujaan, untuk mazhab Hinayana, Mahayana dan Tantrayana (Buddha Sakyamuni, Avalokitesvara Kwan Se Im Phosat, Dewi Tara) didalam satu Bhaktisala.

 

Didalam area Maha Vihara juga berdiri sebuah rupang Sleeping Buddha yang monumental, merupakan yang terbesar di Indonesia dan terbesar ketiga di dunia, setelah Thailand dan Nepal.

 

Sumber : http://www.mahavihara-mojopahit.or.id/wisata.php

Wana Wisata Air Panas Padusan

Wana Wisata Air Panas Padusan


Wana wisata pemandian air panas Padusan terletak pada ketinggian 925 meter dari permukaan laut, dengan luas kawasan wisata sekitar 99,7 hektare terdiri dari hutan pinus. Untuk air panas yang ada di kolam pemandian Padusan mengalir dari aliran yang terdapat dari gunung Welirang.

 

Sumber : http://www.eastjavatraveler.com/?p=376

 

Pendopo Agung

Pendopo Agung


Pendopo Agung Trowulan adalah sebuah bangunan pendopo Jawa bergaya Joglo yang dibangun antara tahun 1964 - 1973 oleh Kodam-V Brawijaya, berada di Dusun Nglinguk, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan. Bangunan itu konon berada di lokasi dimana dahulu berdiri Pendopo Agung Kerajaaan Majapahit, tempat Mahapatih Gajahmada mengucapkan Sumpah Palapa yang terkenal itu.

 

Sumber : http://thearoengbinangproject.com/2010/06/wisata-pendopo/

 

Coban Canggu

Air Terjun Coban Canggu


Air terjun atau coban Canggu, terletak di desa Padusan, kecamatan Pacet, Mojokerto. Lokasi air terjun ini berada sekitar 500 m dari hutan air panas Padusan. Untuk mencapai air terjun ini, dibutuhkan fisik yang kuat, karena akses untuk menuju lokasi terbilang melelahkan. Pengunjung harus melewati beberapa anak tangga untuk menuju ke air terjun dengan ketinggian 100 m ini. Jalan yang akan dilalui juga berkelok dan terjal dan harus menyebrangi beberapa aliran sungai.

 

Sumber : http://www.eastjava.com/tourism/mojokerto/ina/coban-canggu.html

 

Air Terjun Dlundung

Air Terjun Dlundung


Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 50-60 meter ini berada di kaki gunung Welirang dan berada di kawasan hutan lindung seluas 1600 hektar miliki Perhutani KPH Pasuruan, kab. Mojokerto. Luas kawasan air terjun ini sekitar 4,5 hektar, dan berada di ketinggian 760 m dari permukaan laut. Lokasi air terjun ini tidak begitu ramai, karena akses menuju air terjun terbilang cukup jauh. Walaupun demikian, bila sampai di lokasi air terjun, pengunjung akan mendapati suasana yang sejuk dan indah. Nuansa khas pegunungan begitu terasa, udara yang sejuk, hijaunya suasana hutan, gemericik air yang jerni dan kicauan burung.

 

Tahura R. Soerjo

Tahura R. Soerjo


Taman Hutan Rakyat (Tahura) R. Soerjo terletak di lereng gunung Welirang dan Anjasmoro. Secara administratif berada di desa Sendi kecamatan Pacet, yang mana lokasi berada sekitar 3 Km dari pusat kota pacet melalui jalur Pacet - Cangar. Di sekitar area Tahura, terdapat objek wisata berupa air terjun dan gua Lowo yang menambah keindahan wilayah tersebut. Biasanya dipakai untuk titik transit dan tempat peristirahatan untuk para pengendara sepeda motor yang melewati jalur Mojokerto - Malang melalui Cangar, Batu. Di sekelilingnya, terdapat tempat-tempat untuk beristirahat, yang letaknya ada diatas aliran sungai dan air terjun. Mesjid dan lahan parkir juga tersedia disana.

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Hutan_Rakyat_R._Soerjo

 

Kolam Renang Ubalan

Kolam Renang Ubalan


Kolam renang Ubalan terletak di desa Pacet, 1 kilometer dari pusat kota. Daya tarik utamanya adalah kolam renang yang airnya berasal dari mata air pegunungan. Dilengkapi dengan taman bermain, sepeda air dan panggung hiburan. Tempat ini juga mempunyai lahan parkir yang luas, mesjid, penginapan, gazebo dsb. Puncak kunjungannya biasanya terjadi pada saat idul fitri, tahun baru atau pada saat libur sekolah. Kolam renang Ubalan adalah tempat pariwisata di pacet yang paling sering dikunjungi oleh masyarakat.

 

Sumber : http://www.kediri.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=686&Itemid=800

 

Pasar Seni Bejijong

Kerajinan Kuningan Bejijong


Terletak di desa Bejijong kecamatan Trowulan, sekitar 200 meter ke arah barat atau ke arah timur sekitar 5oo meter dari perbatasan kabupaten Mojokerto dengan kabupaten Jombang. Terdapat 50 pengrajin dan 4 pemasar dengan kapasitas produksi mencapai 1000 buah / pengrajin / bulan. Kerajinan tersebut dapat berbentuk binatang, patung buddha, replika candi mojopahit, kereta mini, asbak, gantungan kunci dan lain sebagainya. Area pemasaran utamanya dalah Bali dan luar pulau. Walaupun bisa dikatakan kualitas kerajinan tersebut adalah kualitas export. Di sentra industri ini, pengunjung juga dapat melihat proses pembuatan kerajinan tersebut, selain membeli souvenir. Bahkan jika memungkinkan, pengunjung juga bisa berlatih untuk membuat kerajinan tersebut. Pada tahun 2007, Desa Bejijong mendapatkan predikat sebagai perwakilan desa wisata gajah mada.

 

Sumber : http://mojokerto.blog.com/2011/07/19/%E2%80%9Cperdes%E2%80%9D-wujud-kesolidan-pengrajin-cor-kuningan-desa-bejijong/

 

Makam Putri Cempo

Makam Putri Cempo


Makam Putri Cempo (atau Campa) terletak di Dusun Unggah-unggahan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan. Lokasinya sekitar 100 meter di utara-timur Kolam Segaran. Makam "Putri Cempo" adalah nama yang diberikan oleh cerita rakyat terhadap suatu obyek bernilai kepurbakalaan pada nisan berangka tahun 1730 saka (1440 M) berhuruf jawa kuno. Nisan kuno ada dua tempat: di halaman dalam berukuran tinggi 62 cm lebar 32 cm dan tebal 13 cm, dan halaman luar kompleks makam ukuran tinggi 32 cm, lebar 22 cm dan tebal 11 cm. Kemungkinan besar makam ini adalah makam bangsawan atau keluarga kerajaan Mojopahit yang telah memeluk agama islam. Oleh masyarakat sekitar makam ini dikeramatkan, dibangun cungkup dan pagar sekeliling. Pada hari-hari tertentu terutama malam Jumat Kliwon banyak dikunjungi peziarah.

 

Sumber : http://wongdlanggu-mojokerto.blogspot.com/2011/01/situs-makam-putri-cempa.html

 

Makam Troloyo

Makam Troloyo


Situs Makam Troloyo merupakan kompleks pemakaman Islam jaman kerajaan Mojopahit. Situs ini terletak di Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan. Obyek utamanya adalah makam Sayyid Muhammad Jumadil Qubro (biasa disebut Syech Jumadil Kubro). Syech Jumadil Kubro adalah kakek dari Sunan Ampel. Beliau adalah ulama dari Persia yang menyebarkan agama Islam di tanah Jawa. Makamnya pertama kali diberi cungkup oleh tokoh masyarakat setempat bernama KH Nawawi pada tahun 1940.

Di kompleks makam troloyo terdapat dua kelompok makam, yaitu : Kelompok makam bagian depan, terdiri dari makam wali songo dan kelompok makam Syeh Jumadil Kubro. Kelompok makam inilah yang paling banyak dikunjungi peziarah. Kelompok makam bagian belakang terdiri dari dua cungkup, yaitu : cungkup pertama makam Raden Ayu Anjasmara dan makam Raden Ayu Kencono Wungu, cungkup kedua dikenal dengan sebutan "kubur pitu". Makam ini banyak dikunjungi para peziarah walisongo dari berbagai daerah. Banyak yang mengatakan bahwa dengan berziarah ke makam Troloyo dapat membantu mempermudah mencari ilmu. Puncak kunjungan wisatawan terjadi pada saat malam Jumat Legi dan setiap malam tanggal 15 bulan Suro (Muharram) diadakan Haul Syech Jumadil Qubro.

 

Sumber : http://www.eastjava.com/tourism/mojokerto/ina/dlundung-waterfall.html

 

Informasi Jarak & Waktu dari Sativa Sanggraloka menuju tempat wisata lain

Tujuan Jarak (Km) Waktu (Menit)
Trowulan
25,8
40
Candi Jolotundo
17,4
28
Reco Lanang
13,2
20
Maha Vihara Mojopahit
25,7
41
Wana Wisata Air Panas Padusan
6
10
Pendopo Agung
23,7
35
Coban Canggu
4,1
7
Air Terjun Dlundhung
17,2
28
Hutan Lindung Tahura
6
10
Kolam Renang Ubalan
3,4
6
Pasar Seni Bejijong
27
42
Makam Troloyo
23,6
35
Makam Putri Cempo
25,8
40

 

Map of Sativa Sanggraloka Surroundings


The Surroundings

The surrounding area of Sativa Sanggraloka hotel is filled with interesting places to visit. Below are several places which you can visit during your stay :

 

Trowulan

Trowulan is a village in Mojokerto, in the Indonesian province of East Java. It is surrounded by an archaeological site covering approximately 100 square kilometres. It has been suggested it was the site of the eponymous capital city of the Majapahit Empire, which is described by Mpu Prapanca in the 14th-century poem Nagarakretagama and in a 15th-century Chinese source.


Older research at Trowulan has concentrated on monumental remains: temples, tombs, and a bathing place. Archaeological surveys and excavations have recently found the remains of industrial, commercial and religious activity, habitation areas and water supply systems, all of which are evidence of dense population during the 14th to 15th centuries.


Trowulan


Below are several relics or ruins that can be found in the Trowulan Archaeological Sites:

  • Candi Tikus
  • Gapura Bajang Ratu
  • Gapura Wiringin Lawang
  • Candi Brahu
  • Segaran Pool
  • Candi Menak Jingga
  • And many more

Source : http://en.wikipedia.org/wiki/Trowulan

 

Candi Jalatundo

Candi Jalatundo


Candi Jolotundo is situated on the slopes of Penanggungan Mountain. Precisely in Seloliman Village, Trawas District. 20 minutes ride from Sativa Sanggraloka Hotel. The uniqueness of this ancient bathing is its water level which never decreases even in dry season. Based on the research, the water has the best quality in the world and the mineral content is very high. Candi Jolotundo is a bathing facility which build during the era of Airlangga (Kahuripan Kingdom).

 

Source: http://eastjava.com/blog/2010/02/05/jolotundo-temple/

 

Reco Lanang

Reco Lanang


One of the largest statues ever discovered in Indonesia can be found in the foothills of Mt. Welirang, above the small village of Trawas, eight kilometres west of Tretes. Known as Reco Lanang, the statue is just one of a group of gigantic carved boulders, all of which lie within a few hundred metres of one another. Apart from their enormous size, the curious thing about them is that they are all unfinished. When they were commissioned and by whom are questions which have yet to be answered with certainty, but a reasonable guess is that they date from the 13th-14th centuries.

 

Source : http://www.eastjava.com/books/glorious/reco.html

 

Maha Vihara Mojopahit

Sleeping Buddha - Maha Vihara Mojopahit


Maha Vihara Mojopahit is located at Bejijong Village, in Trowulan-Mojokerto, East Java. It is a Buddhist Center based on the images of Ancient Mojopahit Kingdom. And inside the Maha Vihara Mojopahit area lies the statue of sleeping buddha, It is the third largest statue of Sleeping Buddha, after Thailand and Nepal.

 

Source:
http://www.squidoo.com/maha-vihara-mojopahit-and-the-sleeping-buddha-statue

 

Hot Water Natural Resources of Padusan

Wana Wisata Air Panas Padusan


Warm water natural resources Padusan is located one lane with Ubalan baths only a little way uphill slightly. Located in Mojokerto Resident, East Java, Indonesia. Source of Warm water natural resources Padusan that supposedly believed to cure these diseases especially skin diseases really gives the impression of its own to visit and have the great travel as well as tourist attractions in Mojokerto.

 

Source: http://www.squidoo.com/warm-water-natural-resources-padusan

 

Pendopo Agung (Great Hall)

Pendopo Agung


Pendopo Agung Trowulan is a Javanese Joglo style of grand reception hall constructed between 1964 - 1973 by Military Command-V Brawijaya, located at Dusun Nglinguk, Desa Sentonorejo, Kecamatan Trowulan. Some say that the structure was built at the site where the royal reception hall of Majapahit Kingdom was once located. Itís believed to be the place where Mahapatih Gajahmada pronounced his legendary Sumpah Palapa.

 

Source:
http://thearoengbinangproject.com/en/index.php/2010/06/pendopo-agung-trowulan/

 

Coban Canggu Waterfall

Air Terjun Coban Canggu


Coban Canggu waterfall is located near to Padusan Forest Tourism because its location is at Padusan village, Pacet. Coban Canggu waterfall is a beautiful waterfall which has surrounded by the dense trees. Its cool air completed with the play ground, the beauty of this waterfall and give serene impression.

 

Source : http://www.eastjava.com/tourism/mojokerto/coban-canggu.html

 

Dlundung Waterfall

Air Terjun Dlundung


Dlundung Waterfall is located at Kemloko village, Trawas district and it is easy to be reached by car or motorcycle. Dlundung waterfall is the nuance of cool mountain nature with the sound of waterfall and the natural trees that add the serenity and enchanment of this place. In this location, is available a comfortable rest place, and also has large camping place.

 

Source : http://www.eastjava.com/tourism/mojokerto/dlundung-waterfall.html

 

Tahura R. Soerjo

Tahura R. Soerjo


Forestry resort of Tahura (Great Forestry Plantation) R. Soerjo is located at bevel of Welirang and Anjasmoro Mountain. Administratively, is is included into Sendi village sub district Pacet. Its location is about 3 kilometer from capital city of Pacet through Pacet - Cangar Way. In surrounding of tahura area, there are tourism resorts of waterfall and Lowo cave that adding the beautifulness of this resort. Usually, this place is used for transit point and rest place for motor cycle rider who go through Mojokerto - Malang via Cangar, Batu. Surrounding, many booth established as complementary on rest in which its location above river flow and waterfall. Mosques and parking area are also provided.

 

Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Taman_Hutan_Rakyat_R._Soerjo

 

Kolam Renang Ubalan

Kolam Renang Ubalan


Ubalan swimming pool it is located at Pacet village sub district Pacet about 1 kilometer from capital city of pacet. The main object is swimming pool with natural resources from mountain. It is completed with playing ground, water cycle resort and entertainment stages or podium. Also it is provided a wide parking area, mosque, lodging, gazebo dan lainnya. The peak season is usually happen on Ied Fitri, New year and School Holiday. Ubalan swimming pool is a tourism resort at pacet that mostly visited by the people.

 

Sumber : http://www.kediri.go.id/index.php?option=com_content&view=article&id=686&Itemid=800

 

Pasar Seni Bejijong

Kerajinan Kuningan Bejijong


Brass molding industrial center. It is located at Bejijong village sub district of Trowulan to western about 200 meters or 500 meters from the border of mojokerto regency and jombang regency to eastern. it is about 5o producers and 4 marketing with production capacities about 1000 pieces / producer / month. the product is in the form of animal, buddha statue, mojopahit temple replica, train miniature, ashtray, key hanger and others. The main marketing area is Bali and overseas. Thus it can be said that the product produced is export quality. In this industrial center, the visitor can also see the process of its molding besides buying some souvenirs. Even, if it is possible, the visitor can practice in making the craft. In 2007, Bejijong village is considered as village tourism resort called village Tourism Resort Council (Ladewi) of Gajah Mada.

 

Sumber : http://mojokerto.blog.com/2011/07/19/%E2%80%9Cperdes%E2%80%9D-wujud-kesolidan-pengrajin-cor-kuningan-desa-bejijong/

 

Makam Putri Cempo

Makam Putri Cempo


Mausoleum of Putri Cempo (or Campa) is located at Unggah-Unggahan Trowulan Village sub district of Trowulan. it is about 100 meters to north-east of Segaran pool. Mausoleum of Putri Cempo is name given by society myth to an object with archeology value in the form of gravestones lettered with javanesse ancient number 1730 saka (1440M). This gravestones are placed in two places: in yard with height 62 cm, width 32 cm and thick 13 cm, and another in outside of amusoleum complex with height 32 cm, width 22 cm and thick 11 cm. Probably, this mausoleum is for a noble person or a monarchy family who have joint with Islamic religion. This mausoleum is holy by society surrounded. A dome and a fence is built around it. In certain day, especially in the night before Friday Kliwon; the mausoleum is visited by many people.

 

Sumber : http://wongdlanggu-mojokerto.blogspot.com/2011/01/situs-makam-putri-cempa.html

 

Makam Troloyo

Makam Troloyo


This site is a moslem mausoleum complex during the Majapahit monarchy era. It is located at Sentonorejo village sub district of trowulan. The main object is mausoleum of sayyid Muhammad Juamdil Qubro (known as Syech Jumadil Kubro). Syech Jumadil Kubro is the grandfather of Sunan Ampel. He was a Moslem from Persia who spread islamic religious in java soil. The first one who gives the mausoleum a cupola is a well-known local man named KH Nawawi in 1940. In this Troloyo Mausoleum Complex, there are two group of tombs: The frontside group, consist of the Wali Songo tomb and Syech Jumadil Kubro tomb. This group is the most visited tomb by the pilgrims. The backside group, consist of two cupolas, i.e: the first cupola is the tomb of Raden Ayu Anjasmara and Raden Ayu Kencono Wungu, the second cupola is known as "Kubur Pitu". This mausoleum is mostly visited by the Wali Songo pilgrims for many districts. Many of them said that by visiting the Troloyo mausoleum, can easily help them to learn and study about the religion. the peak of visiting season is in the night before Friday Legi and every night of the 15th in the month of Suro (Muharam) is held a ceremony for Syech Jumadil Qubro.

 

Time & Distance Information from Sativa Sanggraloka Hotel to The Others Tourism Attraction.

Destination Distance (Km) Time (Minute)
Trowulan
25,8
40
Candi Jolotundo
17,4
28
Reco Lanang
13,2
20
Maha Vihara Mojopahit
25,7
41
Padusan Hot Spring Natural Resources
6
10
Pendopo Agung
23,7
35
Coban Canggu
4,1
7
Dlundhung Waterfall
17,2
28
Great Forestry of R. Soerjo
6
10
Ubalan Swimming Pool
3,4
6
Bejijong Art Market
27
42
Troloyo Mausoleum
23,6
35
Putri Cempo Mausoleum
25,8
40

 

Map of Sativa Sanggraloka Surroundings